Oleh : Adrinal Tanjung
Dua dekade berkarya bukanlah perjalanan yang ringan. Ia bukan sekadar hitungan waktu, melainkan kumpulan hari-hari panjang yang dipenuhi komitmen, pengorbanan, keraguan, dan keyakinan yang terus dirawat. Menulis adalah jalan sunyi yang sering kali harus ditempuh sendiri. Namun sampai di titik ini, saya menyadari satu hal penting tidak pernah benar-benar sendiri.
Salah satu bab dalam buku 60 Hari di Pulau Dewata saya dedikasikan untuk mereka yang hadir di balik perjalanan panjang tersebut. Pertemuan-pertemuan yang mungkin tampak sederhana, persahabatan yang tumbuh perlahan, serta dukungan yang datang tanpa banyak kata. Semuanya memberi arti yang jauh lebih besar daripada yang terlihat di permukaan.
Dalam perjalanan kepenulisan hingga mencapai dua dekade, ada rekan kerja yang memberi ruang dan pengertian, sahabat yang setia menyemangati di saat lelah, para pejabat dan tokoh yang dengan ketulusan memberi dukungan moril dan materil. Ada yang hadir sebagai pembaca pertama, ada yang menjadi penguat saat niat hampir goyah, ada pula yang tanpa disadari menjadi sumber inspirasi.
Buku 60 Hari di Pulau Dewata tidak sekadar mencatat perjalanan pribadi, tetapi juga mengabadikan jejak kebersamaan. Setiap nama, setiap kisah, dan setiap dukungan yang dimuat adalah potongan mozaik yang membentuk perjalanan dua dekade ini. Mereka adalah saksi bahwa menulis bukan hanya soal produktivitas, melainkan tentang relasi dan silaturahmi.
Pulau Dewata, dengan segala ketenangan dan pesonanya, memberi ruang refleksi yang jujur. Di sini saya semakin memahami bahwa karya tidak pernah lahir di ruang hampa. Ia tumbuh dari perjumpaan, dipelihara oleh kepercayaan, dan dikuatkan oleh dukungan.
Mereka di Balik Dua Dekade Berkarya adalah ungkapan terima kasih yang dituliskan dengan sepenuh hati. Sebuah pengakuan bahwa setiap langkah yang saya tempuh hingga hari ini adalah hasil dari banyak tangan yang menguatkan, banyak doa yang menyertai, dan banyak persahabatan yang menjaga nyala semangat agar tidak pernah padam. Semoga tulisan di bagian ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap karya selalu ada dukungan dan kebersamaan yang patut dirayakan.
Bekasi, 1 Februari 2026







