Oleh : Adrinal Tanjung
Di tengah suasana syahdu dan penuh doa pada hari resepsi pernikahan Ananda Ilham, ada satu perjumpaan yang menggenapkan kegembiraan kami sekeluarga. Kehadiran Bapak Riduan Direktur Utama Bank Mandiri bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan menghadirkan makna yang lebih dalam. Bahwa kebahagiaan akan terasa utuh ketika dirayakan bersama orang-orang yang peduli dan berkenan hadir dengan ketulusan.
Di balik kesibukan pekerjaan yang padat dan tanggung jawab besar yang diemban, serta waktu berharga bersama keluarga, kehadiran beliau menjadi pengingat yang hening namun kuat. Memberi waktu untuk silaturahmi adalah bentuk kepedulian yang paling nyata. Hadir, dalam konteks ini, bukan hanya datang secara fisik, tetapi membawa perhatian dan niat baik yang tulus.
Perjumpaan ini terasa semakin bermakna karena sejatinya bukan yang pertama. Beberapa waktu lalu, kami pernah bertemu dalam suasana yang serupa, saat rekan istri melaksanakan pesta pernikahan anak mereka di Palembang. Kini, perjumpaan kembali terulang di Harris Convention Hall Summarecon Bekasi, dalam resepsi pernikahan Ananda Ilham. Dua kota, dua peristiwa, namun satu benang merah yang sama, silaturahmi yang terjaga dan kegembiraan yang dibagi bersama.
Dalam dua perjumpaan tersebut, saya melihat sosok yang hangat dan bersahaja. Tidak berjarak, tidak berlebihan, namun menghadirkan rasa dekat yang menenangkan. Sebuah pelajaran sunyi bahwa kepemimpinan sejati bukan hanya tercermin dari jabatan dan capaian, tetapi dari sikap manusiawi, empati, dan kesediaan untuk menghormati momen penting dalam kehidupan orang lain.
Hari istimewa pernikahan Ananda Ilham pun terasa semakin lengkap. Bukan semata karena kemeriahan acara, tetapi karena hadirnya perjumpaan yang menggenapkan kegembiraan. Dari silaturahmi yang terjaga, lahir rasa syukur yang mendalam bahwa di tengah ritme hidup yang kian cepat, masih ada ruang untuk hadir, menyapa, dan saling menguatkan. Dan dari perjumpaan seperti inilah, kebahagiaan menemukan kedalamannya: tenang, utuh, dan membekas lama di hati.
Jakarta, 13 Januri 2026


