Memilih Pemimpin, Menciptakan Masa Depan

Minggu, 30 November 2025 Last Updated 2025-11-30T11:28:03Z

Oleh : Adrinal Tanjung

Kongres Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Andalas (Unand) Padang yang berlangsung tanggal 29 November 2025 menghadirkan energi yang berbeda. Lebih hidup, lebih kritis, dan lebih penuh harapan. Di tengah para alumni lintas angkatan dan profesi, terselip satu kesadaran bersama bahwa memilih pemimpin bukan hanya soal menentukan sosok, tetapi menetapkan arah masa depan.

Pada forum yang digelar di The Grand Ballroom ZHM Hotel & Convention Padang dengan suasana megah dan gagasan yang mengalir deras nama Denny Abdi, alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unand angkatan 1988, mengemuka sebagai figur pemersatu. Dicalonkan oleh IKA FEB dan DPD IKA Unand Jabodetabek, Denny akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum IKA Unand periode 2025–2029. Terpilihnya Denny merupakan penegasan bahwa alumni Unand memberi kepercayaan penuh pada kemampuan generasi baru untuk membawa organisasi ini melompat lebih jauh.


Kemenangan Bersama

Sejak awal, dorongan untuk menghadirkan pemimpin yang mampu menjembatani berbagai generasi alumni datang dari banyak pihak. Salah satunya dari Ketua Ikatan Alumni FEB Unand, Darmansyah, yang menjadi tokoh penting di balik pencalonan Denny. Pejabat Otoritas Jasa Keuangan sekaligus alumni Fakultas Ekonomi Universitas Andalas ini menyambut penuh kegembiraan atas terpilihnya Denny.

“Terpilihnya Denny Abdi merupakan pilihan yang tepat dan kemenangan bersama alumni Unand untuk meraih kejayaan Unand di masa mendatang,” ujar Darmansyah. Bagi banyak alumni FEB dan fakultas lainnya, kemenangan aklamasi ini bukan semata keberhasilan kandidat, tetapi cerminan kematangan demokrasi dan kesatuan visi di tubuh IKA Unand.


Jejak Diplomasi yang Menguatkan Harapan

Di balik terpilihnya Denny, mengalir rekam jejak profesional yang panjang dan matang. Denny Abdi bergabung dengan Kementerian Luar Negeri sejak tahun 1997, menapaki karier diplomatik selama hampir tiga dekade. Pada September 2025, ia dipercaya mengemban amanah besar sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri, setelah sebelumnya menjabat Duta Besar RI untuk Republik Sosialis Vietnam, yang dilantik Presiden RI pada 14 September 2020.

Sebelum penugasan sebagai Duta Besar, pria kelahiran 12 Januari 1970 ini memegang sejumlah posisi strategis, diantaranya:

  1. Direktur Asia Tenggara (2017–2020), mengawal dinamika ASEAN dan kerja sama strategis kawasan.
  2. Kepala Bagian Direktorat Pembangunan, Ekonomi, dan Lingkungan di Kemlu, menangani isu global seperti G20, SDGs, dan Open Government Partnership.
  3. Sekretaris Pertama Perwakilan Tetap RI di New York, fokus pada isu kemanusiaan, pengurangan risiko bencana, dan kesehatan global.
  4. Sekretaris Kedua Kedutaan Besar RI di Canberra, memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Australia.


Pendidikan formalnya tidak kalah mengesankan. Ia meraih Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Andalas sebelum melanjutkan studi dan mendapatkan gelar Master of International Relations dari Universitas Indonesia.


Menyongsong Masa Depan

Kongres 2025 ini, dengan tema “Sinergi Alumni Universitas Andalas Berdampak untuk Indonesia Maju,” menegaskan bahwa organisasi alumni tidak cukup hanya hadir; ia harus memberi dampak. Ia harus mampu menjembatani gagasan lintas generasi, merajut jejaring, dan mengubah ide menjadi laku perubahan.

Di sinilah kepemimpinan memainkan peranan penting. Pemimpin bukan hanya yang mampu berbicara, tetapi yang mampu menghadirkan masa depan. Dengan pengalaman panjang di dunia diplomasi, Denny dipandang mampu membuka ruang kolaborasi lebih luas, merangkul seluruh fakultas, dan membangun ekosistem alumni yang kuat, adaptif, dan berkelanjutan.


Menciptakan Masa Depan Bersama

Kita memahami bahwa masa depan tidak datang dengan sendirinya melainkan diciptakan. Dan pemimpin berperan sebagai arsitek masa depan itu. Dengan pemimpin yang tepat, organisasi alumni dapat tumbuh menjadi gerakan yang berdampak. Dengan visi yang jernih, para alumni dapat menjadi kekuatan besar bagi perubahan nasional.

Kongres IKA Unand tahun 2025 menjadi penanda bahwa alumni Unand siap melangkah ke babak baru yang lebih solid, lebih inklusif, dan lebih berorientasi kontribusi. Terpilihnya Denny Abdi secara aklamasi adalah pesan kuat bahwa alumni Unand ingin bergerak bersama, menatap masa depan yang lebih cerah, bukan hanya untuk organisasi, tetapi juga untuk Indonesia yang kita cintai. Universitas Andalas untuk kejayaan bangsa.

Kota Denpasar, 30 November 2025

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Memilih Pemimpin, Menciptakan Masa Depan

Trending Now

Profil

iklan